“Saya pensiun per 1 Agustus, Sekaran lagi urusan izin ke atasan, jadi tidak masalah secara aturan, siapa yang menegur, tidak ada karena sudah memenuhi persyaratan” terangnya.
Hati-hati Memilih Wakil
Meski mengklaim sudah mengantongi Partai sebagai kendaraan politik, akan tetapi sampai hari ini, Hakim Donatus belum final menjatuhkan pilihan siapa yang akan mendampingi dirinya sebagai wakil Bupati. Dia mengaku selama ini Banyak yang mendesak untuk segera menentukan wakil, tapi dirinya masih butuh waktu untuk berpikir.
“Karena bagi saya wakil yang akan mendampingi saya itu bukan cuma dilihat dari elektabilitas, saya harus tahu betul siapa dia, karena kami nanti akan bekerja bersama-sama” paparnya.
Menurut Hakim Donatus dalam memimpin suatu Daerah, Bupati dan Wakil Bupati merupakan satu paket yang tak bisa dipisahkan meski kewenangan berbeda. Untuk itu, wakil yang akan Dia pilih nantinya bukan hanya dilihat dari tingkat elektabilitas semata, akan tetapi punya kedekatan dan chemistry yang cocok antara Bupati dan Wakil Bupati.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










