“Lebih dari sebuah kewajiban, tata kelola yg baik, kepatuhan dan manajemen risiko merupakan pilar krusial yang menopang kinerja optimal dan keberlanjutan perusahaan,” ujar Harwan.
“Kami ingin memastikan seluruh insan Jasa Raharja memiliki kesadaran yang tinggi terhadap mitigasi risiko, memahami nilai-nilai integritas, serta menjadikan kepatuhan sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari.”
Dalam arahannya, Harwan juga menekankan pentingnya penyelesaian seluruh beban dan kewajiban pada tahun 2025, agar tidak terbawa lintas tahun dan membebani kinerja pada tahun berikutnya. Langkah ini, menurutnya, merupakan bentuk disiplin korporasi yang akan memperkuat posisi Jasa Raharja dalam menjaga performa dan kredibilitasnya sebagai perusahaan yang sehat dan akuntabel.
Lebih lanjut, Harwan menyoroti pentingnya membangun lingkungan kerja yang harmonis dan produktif, sebagai fondasi untuk menjaga keberlanjutan perusahaan.
Ia menegaskan, pengakuan internasional melalui sertifikasi Great Place to Work 2025–2026 yang baru diraih Jasa Raharja menjadi bukti nyata keberhasilan perusahaan dalam menciptakan budaya kerja yang positif dan inklusif.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












