Diduga Ada Mafia BBM Subsidi Oleh Beberapa Perusahaan di Perbatasan RI-RDTL

FlobamoraNews
Sejumlah Truk milik perusahaan Industri ikut antre di SPBU Halifehan

BELU, Flobamora-news.com Diduga adanya mafia BBM di Kabupaten Belu, Perbatasan RI-RDTL yang dilakukan oleh para pengusaha pengguna BBM Industri. Hal ini tampak jelas dengan banyaknya truk milik perusahaan pengelola industri yang mengisi BBM di SPBU yang ada di Kabupaten Belu.

Praktik pengisian BBM Subsidi oleh kendaraan milik pihak perusahaan ini sudah berlangsung lama. Namun, tidak ada teguran dari pihak yang berwenang, baik dari pihak pemerintah maupun dari pihak kepolisian.

Satu pekan terakhir ini terjadi kelangkaan BBM jenis Solar di Kabupaten Belu. Akibatnya, banyak kendaraan yang mengantre di beberapa SPBU yang ada di Kabupaten Belu. Berbagai kendaraan yang mengantre itu tidak hanya angkutan umum dan angkutan pribadi saja, tapi juga truk milik perusahaan industri.

Baca Juga :  Dinas Sosial Kabupaten Sikka Serahkan Bantuan Korban Kebakaran 

Melihat hal tersebut, awak media yang tergabung dalam Persatuan Jurnalis Perbatasan (Pena Batas) RI-RDTL melakukan investigasi di beberapa SPBU yang ada di Kabupaten Belu, mulai dari dalam kota hingga luar kota Atambua. Hasilnya sama, antrean panjang dari kendaraan milik perusahaan industri ikut berjejer di SPBU.

Hal ini berbanding terbalik dengan SPBU Industri. SPBU Industri terlihat kosong dan tidak ada satu kendaraan pun yang datang mengantre.

Pemilik SPBU Industri, PT. Kuda Laut Timor, Baldin Tanur yang dihubungi secara terpisah di kediamannya, Selasa (02/07/2019) siang mengungkapkan fakta mengejutkan terkait dengan kelangkaan BBM yang terjadi sepekan ini di Kabupaten Belu.

Baca Juga :  TKI Asal Rote Meninggal Dunia di Singapura

Baldin menuturkan bahwa sepekan terakhir terjadi pengurangan pasokan BBM jenis Solar di Kabupaten Belu. Biasanya 10 Ton per hari dikurangi menjadi hanya 5 Ton per harinya.

Kondisi ini makin diperparah dengan adanya praktik “mafia” BBM di Kabupaten Belu oleh Perusahaan Industri. Diungkapkan bahwa para pengusaha tidak memanfaatkan BBM Industri, tapi Justru menggunakan BBM jenis Solar Bersubsidi.

Tulisan ini berasal dari redaksi