Inspiratif! Mantan Preman Asal Kuanfatu Sukses Sekolahkan Anak ke Perguruan Tinggi dari Hasil Kebun Sirih

Avatar photo
Reporter : Marfin
IMG 20260616 193737

 

“Kalau harga bagus, hasil penjualan bisa mencapai sekitar Rp20 juta lebih dalam satu kali panen,” jelasnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

 

Tidak hanya mengandalkan sirih, OB juga mengembangkan berbagai tanaman lainnya seperti cabai, pare, kangkung, sawi putih, kacang panjang, serta lada. Menurutnya, wilayah Kuanfatu memiliki potensi pertanian yang luar biasa karena didukung oleh kondisi tanah yang subur.

 

“Kuanfatu ini salah satu daerah yang sangat subur di Kabupaten TTS. Banyak jenis tanaman bisa tumbuh dengan baik di sini. Selain sirih, komoditas seperti lada dan pala juga sangat berpotensi untuk dikembangkan,” tuturnya.

 

Bagi OB, kebun bukan sekadar lahan pertanian, melainkan aset berharga yang mampu memberikan kehidupan yang layak bagi keluarga. Ia percaya bahwa siapa pun bisa berhasil jika mau bekerja keras dan tidak gengsi menjadi petani.

 

“Kebun itu mesin uang. Yang penting kita rajin bekerja. Tidak harus menjadi pegawai untuk bisa hidup layak. Dari kebun saja kita bisa memenuhi kebutuhan keluarga dan menyekolahkan anak,” tegasnya.