Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Kejari Ngada Gandeng Pengadilan Sosialisasi Sadar Hukum Cegah Korupsi Dana Desa

Avatar photo
1690865805038

Dijelaskan Jojon adapun potensi penyelewengan Dana Desa meliputi
Mark Up, Pembangunan/pengadaan tidak sesuai spesifikasi Penggelapan honor aparat desa, Penggunaan Dana Desa untuk
kepentingan sendiri, Penyetoran Dana Desa kepada pejabat di Kecamatan,
Kabupaten/Kota.

Selain itu Pembangunan pengadaan Fiktif, Kongkolikong pembelian materiil bahan bangunan serta Pembangunan Dana Desa tidak sesuai peruntukan Kerjasama dengan pekerja untuk mengurangi volume pekerjaan juga merupakan obyek yang berpotensi dikorupsi di Desa.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Di tempat yang sama juga, Ketua Pengadilan Negeri Ngada Theodora Usfunan menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut merupakan salah satu langkah yang dilakukan Pengadilan Negeri Bajawa dan Kejaksaan Negeri Ngada sebagai aparat penegak hukum dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat.