Titik terang muncul saat kami mulai menerapkan Program Pembangunan Desa Terpadu yang didampingi oleh Yayasan Mitra Tani Mandiri (YMTM). Menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD), kami diajak untuk melihat kembali kekuatan dan aset yang kami miliki, bukan sekadar kekurangan kami.
Proses Transformasi:
1. Pelatihan dan Tindak Lanjut: Kami mendapatkan pendampingan intensif mengenai teknik pewarnaan alam yang lebih efisien namun tetap menjaga kualitas.
2. Dukungan Modal: Untuk memperbesar skala usaha, kami memanfaatkan pinjaman modal dari UBSP dengan sistem bunga 2% menurun. Sistem bunga ini sangat membantu karena beban bunga berkurang seiring sisa pokok pinjaman yang mengecil, sehingga tidak memberatkan usaha kami yang baru berkembang.
3. Hasil Nyata: Dari produksi yang dulunya terbatas dan tidak menentu, kini benang pewarna alam kami diproduksi dalam jumlah besar dan laku keras di pasaran.
Dampak bagi Kehidupan
Kemandirian ekonomi ini membawa perubahan nyata di rumah tangga kami. Keuntungan dari usaha benang kini menjadi jawaban bagi biaya kebutuhan sehari-hari, pendidikan anak-anak, hingga akses kesehatan keluarga. Apa yang dulu hampir punah, kini justru menjadi fondasi masa depan kami yang lebih baik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












