Kisah Babinsa TNI AD Berdayakan Ibu Rumah Tangga dan Anak Sekolah Mendapat Untung Dari Kelor

Avatar photo
Reporter : Dekranasda ntt Editor: Redaksi
IMG 20220820 WA0051

” Saya dan istri sistem nya sangat terbuka dengan mama mama atau anak anak. Kalau misalkan uang ditangan habis, mereka akan mengerti. Juga misalnya ada yang butuh uang tapi belum ada kelornya yang mau ditimbang. Nanti saya dan istri akan kasih kasbon. Bila sudah ada kelor yang siap ditimbang maka akan cicil sampai lunas. Tidak langsung potong satu kali memang,” jelasnya.

Anak SD yang ikut “Koru” Kelor kata Anton dilakukan pada pagi hari sebelum berangkat ke sekolah siang. Usai “Koru” Kelor anak anak tersebut menimbang hasil dan mendapat bayaran sesuai berat yang dapat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dijelaskan lebih lanjut setiap Minggu anggota kelompok ada yang gajian. Sistim gajian ini diperuntukan bagi anggota kelompok yang tidak ambil uang hasil timbangan kelornya setiap hari. Hal itu juga kata Antonius berdasarkan kesepakatan bersama. Rata rata setiap Minggu satu anggota kelompok bisa mendapat ratusan ribu dari aktivitas “Koru” kelor.

” Yang gajian itu istri saya akan catat. Kan ada juga yang ambil memang. Yang ambil mingguan ini akan dibayar sesuai dengan pembukuan yang dibuat oleh istri. Ratusan ribu bisa didapat oleh anggota kelompok setiap minggunya,” jelasnya.

Disclaimer:
Artikel Ini Merupakan Kerja Sama Flobamora-News.Com Dengan Dekranasda ntt. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Dekranasda ntt.