KMK Fapet Undana Beri Pelatihan Pembuatan Fermentasi Pakan Babi Hingga Sosialisasi ASF

Avatar photo
Reporter : Sevrin Editor: Redaksi
1000265149

Dalam pelaksanaan sosialisasi bahwa ASF ini KMK Fapet Undana menggandeng Pemerintah Kabupaten Ende melalui Dinas Pertanian, Bidang Peternakan. Alexandro mengatakan pihaknya berkesempatan menyampaikan kiat-kiat yang mesti diperhatikan masyarakat peternak dalam menghadapi wabah ASF.

Mahasiswa meminta masyarakat senantiasa menjaga kebersihan kandang dan ketika ada babi yang sakit segera di karantina di kandang lain. Selain itu masyarakat juga untuk sementara menghentikan atau tidak membeli babi dari luar daerah. Karena bisa saja babi yang dibeli dari luar daerah bisa menjadi sumber pembawa penyakit.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Babi yang mati terkena ASF diharapkan untuk tidak di buang ke kali atau di biarkan begitu saja, tetapi di kuburan agar virus dari babi yang mati tidak menyerang atau menyebar ke babi lain” ujarnya.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian Kabupaten Ende Vinsensius Seran menjelaskan, ASF penyakit menular dan berujung kematian pada babi. Kata Dia, Kabupaten Ende khususnya Desa Tenda Ondo merupakan salah satu desa yang penyebaran ASF sangat cepat dan menyebabkan hampir semua babi mati. Dalam materinya Ia menjelaskan terkait Pengertian ASF, gejalanya pada ternak, serta dampak dari ASF itu sendiri terhadap ternak.