Menghasilkan Berita Berkualitas di Era Klik Bait

Avatar photo
Editor: Redaksi
IMG 20250421 WA0142
Wartawan senior Alexander Sudrajat (tengah) saat menyampaikan materi kepada peserta Program Journalism Fellowship, Photo dok: FlobamoraNews

Menurut Alexander Sudrajat, jurnalis yang dalam praktiknya gemar melakukan”copy paste” atau menyalin berita dari media lain atau bahkan hanya menyadur informasi viral dari media sosial tanpa izin atau tanpa memberikan kredit pada sumber asli adalah praktik jurnalistik yang tidak etis. Praktik demikian dapat merugikan media yang memproduksi berita tersebut juga dapat merusak kredibilitas seorang wartawan atau media tempat dia bekerja.

Sebetulnya, di era digital dengan arus informasi yang sedemikian cepatnya saat ini, tidak masalah bagi jurnalis mendapatkan informasi dari yang viral di media sosial. Sungguh pun begitu, wartawan harus punya landasan kode etik dalam memproduksinya berita ataupun konten yang sesuai dengan kaidah-kaidah Jurnalistik. Alexander Sudrajat membagi tips manakala wartawan atau jurnalis mendapatkan informasi dari media sosial seperti mewawancarai narasumber mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut sampai kepada melaksanakan cover Both side.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Bilamana informasi yang diperoleh itu sumbernya dari akun media sosial minimal etikanya harus meminta izin kepada yang empunya konten maupun informasi tersebut. Hal ini bertujuan meminimalisir potensi masalah yang mungkin saja terjadi
seperti somasi ataupun sengketa pers hingga pelanggaran hak cipta.