Meteran Listrik ‘Siluman’ di TTS: Sebelas Warga Pene Jadi Korban, Bayar Mahal Tapi Tak Ada Listrik, PLN Soe Janji Usut Tuntas

Avatar photo
Reporter : Marfin Honin Editor: Redaksi
IMG20251124113607

Soe, TTS, Flobamora-News.Com || 24 November 2025 – Kasus dugaan penipuan pemasangan meteran listrik yang menimpa sebelas warga Desa Pene memasuki babak baru. Didampingi oleh Ketua PAC Kecamatan Kolbano, Hengky Banu, dan Wakil Ketua Pospera TTS, Frans Missa, para korban mendatangi kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Soe pada Senin, 24 November 2025, untuk mencari kejelasan terkait nasib meteran listrik yang telah mereka bayar sejak tahun 2017.

 

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Jhonatan Abanat dan Lukas Abanat, dua perwakilan dari sebelas korban, mengungkapkan kekecewaan dan frustrasi mereka atas janji manis yang tak kunjung ditepati oleh vendor bernama Eben Fallo. Mereka mengaku telah menyetor uang sebesar Rp3 juta per orang untuk pemasangan meteran listrik berdaya 450 VA, namun hingga kini, impian mereka untuk menikmati listrik di rumah masing-masing masih menjadi angan-angan.

 

“Kami sudah menunggu bertahun-tahun, tapi tidak ada kejelasan. Kami merasa ditipu dan dipermainkan,” ujar Jhonatan dengan nada kesal.