PERADI Masuk Sekolah: Cegah Bullying dan Kenakalan Remaja di Belu

Avatar photo
Reporter : Haman Hendriques
InShot 20250519 100606715

Cegah Bullying dan Kenakalan Remaja di Belu Peradi menyambangi SMPN 2 Tasifeto Timur.

Atambua, Flobamora-news.Com– Program “PERADI Masuk Sekolah” terus berlanjut. Setelah sukses digelar di SMA 17 Agustus Weoe, Malaka, pekan lalu, program pencegahan bullying dan kenakalan remaja ini kini menyambangi SMPN 2 Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Melkinus Conterius Seran, S.H., M.H., C.Me., Ketua DPC PERADI Atambua, memimpin kegiatan ini.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dalam materinya, Melkinus menekankan pentingnya kolaborasi integral dan holistik dari berbagai pihak – satuan pendidikan, orangtua, masyarakat, pemerintah, dan organisasi profesi advokat (PERADI) – dalam mengatasi masalah bullying dan kenakalan remaja. Ia memaparkan dua strategi utama: kebijakan non-penal (preventif) dan kebijakan yuridis (represif).

Kebijakan non-penal difokuskan pada pencegahan melalui penyuluhan hukum dan sosialisasi dampak bullying dan kenakalan remaja. Pembentukan forum atau komunitas anti-bullying juga menjadi bagian penting dari strategi ini. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang bahaya perilaku tersebut.