Sementara itu, Ketua Pemuda Katolik NTT, Yuvensius Tukung mengapresiasi komitmen para pengurus yang tetap bersemangat meski cuaca kurang bersahabat. Ia menegaskan bahwa Pemuda Katolik memiliki peran penting sebagai bagian dari etalase politik Katolik nasional. Oleh karena itu, soliditas dan kerja sama yang baik menjadi kunci utama dalam menjalankan misi organisasi.
Dalam rapat ini, dibahas beberapa isu strategis yang menjadi perhatian, seperti human trafficking, pengangguran, stunting, dan lingkungan hidup. Pesan Uskup Agung Kupang agar Pemuda Katolik terlibat aktif dalam penyelesaian masalah-masalah ini juga menjadi sorotan.
“Salah satu keputusan penting dalam rapat ini adalah pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Koperasi dan Pemberdayaan Ekonomi. Pokja Koperasi akan mengembangkan koperasi berbasis jasa dan produktif, sementara Pokja Pemberdayaan Ekonomi akan fokus pada sektor peternakan dan pertanian. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan NTT terhadap pasokan dari luar daerah serta membantu menekan angka kemiskinan dan pengangguran”, ungkap Yuvensius.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












