Dalam rapat tersebut DPRD bersama P3A membahas beberapa hal penting terkait masalah sektor pertanian khusunya di masa penutupan air saat ini yang mana sedang dilaksanakan rehabilitasi saluran irigasi secara menyeluruh.
Menurut Mus Gore, P3A berharap ada intervensi dari Pemerintah yang mana bisa menyelamatkan petani dan masyarakat Kabupaten Nagekeo pada umumnya di masa penutupan air.
Kendati mendukung sepenuhnya langkah-langkah Pemerintah, menurut Mus Gore intervensi bantuan seperti bantuan mesin pompa air dan sumur bor, tapi itu belum maksimal, karena ada beberapa kekurangan seperti jaringan perpipaan yang masih belum tersedia. Selain itu DPRD juga menyebut dana bantuan Pemkab Nagekeo senilai Rp 1 juta per kelompok tani dinilai masih terlalu kurang dan belum menjawabi kebutuhan petani.
DPRD kata Mus Gore juga meminta Pemerintah agar benar benar mengawal proyek rehabilitasi saluran irigasi yang tengah dikerjakan saat ini sehingga bisa selesai tepat waktu. “Kita juga sangat mengharapkan kualitas proyek itu benar-benar dijaga” pintanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










