Ketua DPW PAN NTT Ahmad Yohan menyampaikan ajakan tulus sekaligus peringatan keras kepada seluruh elemen politik:
“Mari berkolaborasi, bermitra, bergandengan tangan membangun Timor Tengah Selatan yang kita cintai. Jangan hanya saling berebut suara, lalu saling fitnah dan berkelahi. Saatnya kita bersatu.”
Meski PAN saat ini baru memiliki satu kursi di kabupaten dan empat kursi di tingkat provinsi, Ahmad Yohan menegaskan siap membantu mendorong berbagai program pembangunan bagi TTS. Namun yang paling mendesak adalah perubahan pola pikir politik:
“Sudah berkali-kali Pemilu kita lewati, anggaran sudah banyak dikeluarkan. Namun NTT masih disebut provinsi termiskin, pendidikan paling rendah, kesehatan paling memprihatinkan, angka stunting masih sangat tinggi. Apa manfaatnya jika Pemilu hanya diisi pasang baliho dan saling menjatuhkan, namun hasilnya nol bagi rakyat?”
Beliau menegaskan kehadiran PAN bukan sekadar membangun kursi kepengurusan atau mengumpulkan suara. Relawan yang dibentuk adalah agar PAN memiliki mata dan telinga hingga ke desa-desa, mendengar harapan rakyat dan memperjuangkannya bukan hanya saat musim Pemilu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












