“Motif Loka adalah Harga Diri Kami,” Suara Pengrajin Tenun Ikat dari Pelosok TTS

Avatar photo
IMG 20260917 WA0004

SOE, Flobamora-News.Com – Dari sebuah desa di ujung bagian tengah wilayah selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), suara para pengrajin tenun ikat perlahan mencari ruang untuk didengar.

 

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Desa Obaki, Kecamatan Kokbaun, menjadi salah satu wilayah yang masih mempertahankan kerajinan tenun ikat secara turun-temurun. Di tangan kelompok ibu-ibu pengrajin, benang dan pewarna alam diolah menjadi lembaran kain dengan motif yang tidak sekadar memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menyimpan identitas budaya masyarakat setempat.

 

Salah satu motif yang terus dipertahankan adalah motif Loka, yang oleh para pengrajin disebut sebagai motif asli Desa Obaki.

 

Kisah tersebut mengemuka dalam kegiatan Intervensi Desa Perangkat Daerah yang digelar di Kantor Desa Obaki, Kecamatan Kokbaun, Kabupaten TTS, Selasa (15/9/2026).

 

Kegiatan tersebut memuat sejumlah agenda, antara lain Sosialisasi Peraturan Daerah tentang Bantuan Hukum Nomor 1 Tahun 2025, Sosialisasi Prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) bagi masyarakat, Pelatihan Pewarnaan dan Standardisasi Warna Alam Tenun Ikat, serta Lomba Hiburan Rakyat dan Fashion Show.