Kesal dengan ketua DPRD yang membatasi ruang interupsi, Lukas kemudian bersuara keras menyebut hanya seremonial belaka, lembaga dewan perampok dan banyak tipu-tipunya.
“Ini hanya lembaga seremonial, perampok semua, tipu-tipu, hebat apa miu (kamu) ?” ujar Lukas Mbulang dengan nada keras.
Saat tensi Lukas Mbulang sudah mulai naik, tiba-tiba saja pembicaraannya dipotong oleh anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Marselinus F. Ajo Bupu.
Ketua DPRD Safar Laga Rema mencoba untuk menenangkan situasi. “Sudah satu-satu orang ya” tegur Safar dari atas podium.
Bukan hanya Ajo Bupu yang menyela pembicaraan Lukas, akan tetapi Adimat Mane Tima anggota DPRD Fraksi PAN juga ikut-ikutan nimbrung. “Ketua, ini rapat rapat paripurna pidato bupati dan wakil Bupati, jadi tidak ada interupsi” tohok Adimat.
“Ya saya paham, dengar dulu saya omong” jawab Lukas.
Seolah tak mau kalah, Marselinus F. Ajo Bupu kemudian naik pitam seketika itu berdiri. Adu mulut antara Lukas Mbulang dan Marselinus tak terelakkan. Sembari bersuara keras, mantan Ketua DPRD dua periode itu menyebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












