Revitalisasi Sektor Sosial Ekonomi di Lembah Wewiku-Wehali

Avatar photo
20190805 130502
Jembatan Bebenah, Kabupaten Malaka

Secara umum arah normalisasi kanal dimulai dari pelurusan badan sungai mulai dari depan gereja Kleseleon mengarah ke tenggara, kemudian membelah di antara Gereja Protestan Maktihan dan Kantor Camat Malaka Barat, menuju ke muaranya di Laut Selatan. Kanal ini juga sangat potensial untuk menjadi lokasi wisata air dan argowisata tempat orang menjajahkan hasil pertanian dan peternakan. Mempertimbangkan potensi biaya, dampak negatif, dan dampak positif yang ditimbulkan dari projek pelurusan ini, maka jarak delapan kilometer, secara empiris sangat layak untuk dikerjakan. Karena dengan pelurusan maka daerah potensi atau limbasan banjir menjadi lebih kecil, badan sungai relatif lebih sempit sehingga bisa dilakukan pengelolaan daerah aliran sungai (manajemen DAS), dan tentu saja dapat dibuatkan jembatan untuk menghubungkan daerah – daerah di sebelah timur, baik di utara maupun selatan Sungai Benenai.

images 23

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Langkah berikutnya adalah pembuatan jalan lingkaran selatan mulai dari Weoe – Webriamata – Wemean – Besikama – Sukabilulik – Bolan – Betun. Di Sukabilulik – Bolan cukup dilengkapi dengan jembatan yang relatif pendek karena hanya menyeberang kanal hasil rekayasa yang sempit serta konret dasar Benenai yang menghubungkan Sukabilulik – Fahiluka sehingga dapat memperpendek transportasi di musim kemarau dan mudah dalam pemeliharaannya.