SoE, flobamora-News.Com || Dunia pelayanan kesehatan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kembali menjadi sorotan. Seorang pasien bernama Yahya Kause, warga Desa Tetaf, Kecamatan Kuatnana, dikabarkan meninggal dunia setelah diduga mengalami keterlambatan penanganan medis di UGD Puskesmas Tetaf.
Korban disebut meninggal dunia usai menunggu lebih dari 24 jam tanpa mendapat penanganan langsung dari dokter di Puskesmas Tetaf. Peristiwa ini memicu kekecewaan dan kemarahan pihak keluarga yang menilai pelayanan medis di puskesmas tersebut tidak maksimal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Yahya Kause dibawa ke Puskesmas Tetaf pada 5 Mei 2026 dalam kondisi membutuhkan pertolongan medis segera. Namun saat tiba di ruang UGD, hanya terdapat satu petugas yang berjaga, sementara dokter tidak berada di lokasi. Penanganan medis disebut hanya dilakukan melalui konsultasi via telepon dan video.
Situasi di Puskesmas sempat memanas karena keluarga korban terus mendesak agar pasien segera diberikan surat rujukan ke RSUD SoE untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












