Strategi Penagananan Gizi Buruk Terintegrasi (PGBT) di Provinsi NTT Kerja Sama UNICEF

20190416 155852

Penelitian yang lain juga menunjukan bahwa selama periode perawatan karena mederita gizi buruk, pertumbuhan tinggi badan anak-anak tersebut melambat sampai berat badannya kembali normal . Penemuan ini secara kuat menunjukan bahwa tubuh menyesuaikan terhadap kenaikan berat badan yang tidak sesuai dengan cara memperlambat pertumbuhan tinggi /panjang badan .

Penting untuk di tekankan bahwa mencegah dan mengatasi gizi buruk berkontribusi terhadap pencegahan stunting pada anak. Hal ini sesuai dengan Lancet series 2013, merekomendasikan penanganan gizi buruk sebagai salah satu komponen penting, intervensi gizi spesifik, dalam mengatasi kekurangan gizi.

Komitmen Pemerintah dalam penanggulangan gizi buruk pada balita telah lama didengungkan di tingkat nasional dan ditindak-lanjuti melalui berbagai upaya. Misalnya, melalui upaya penyuluhan gizi, peningkatan cakupan penimbangan balita, pemberian makanan tambahan (PMT) pemulihan bagi balita dengan gizi kurang, peningkatan kapasitas petugas dalam tata laksana balita gizi buruk, pembentukan Therapeutic Feeding Centre (TFC) dan Community Feeding Centre (CFC) sebagai pusat-pusat pemulihan gizi di faskes. Selain itu, pada tahun 2016 dikembangkan perangkat lunak yang menghasilkan data elektronik status gizi balita menurut nama dan alamat, walaupun cakupannya masih terbatas.



Exit mobile version