Target Menang, PDI-P Siap Pecahkan Mitos Dikotomi Formasi Utara-Selatan di Pilkada Nagekeo

Avatar photo
1713399487612
Dari kiri ke kanan: Ketua Bappilu PDIP Nagekeo Anselmus Waja, Ketua DPC PDIP Nagekeo Marselinus F Ajo Bupu, Bendahara DPD PDI P NTT Patrianus Lali Wolo dan Sekretaris DPC PDIP Nagekeo Petrus Dua, Photo dok: Flobamora-News

Pilkada November 2024 mendatang merupakan yang keempat kalinya masyarakat Kabupaten Nagekeo mengikuti Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati secara langsung sejak mekar dari Kabupaten induk Ngada. Faktanya, selama tiga kali berturut-turut, pasangan calon yang keluar sebagai pemenang formasinya figur yang diusung adalah Utara-selatan atupun sebaliknya Selatan-Utara. Misalnya, calon Bupati dari Selatan maka Wakil Utara, begitu pula sebaliknya.

Pemilu periode pertama berhasil dimenangkan pasangan calon Almarhum Yohanes Samping Aoh sebagai Bupati dan Almarhum Paulus Kaju sebagai wakil. Bupati dari Selatan Wakil dari Utara. Periode kedua direbut pasangan Elyas Djo dan Paulinus Y. Nuwa Feto. Elyas sebagai Bupati dari Utara, Paul Nuwa Feto dari Selatan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Berlanjut ke periode ke tiga masih dengan formasi dan rumus politik yang sama, dr Johanes Don Bosco Do dari Utara, Marianus Waja sebagai wakil Bupati dari Selatan.

Dengan target meraih kemenangan, PDI Perjuangan pada Pilkada 2024 ini mengusung dua jagoan meraka yang notabene berasal dari wilayah tengah. Akankah kemenangan formasi Utara-Selatan berulang? Stigma ini ditepis PDI P.