Wabup TTS Resmi Buka Kunjungan Belajar Petani Flores Timur, Fokus pada GAP, Akses Pasar dan Kemitraan

Avatar photo
Reporter : Marfin
IMG 20260610 WA0009

 

“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa pembangunan pertanian tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga mitra, dunia usaha, dan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” katanya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

 

 

Konay menjelaskan, Kabupaten Timor Tengah Selatan telah memiliki pengalaman dalam pengembangan hortikultura berbasis GAP yang memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan ekonomi rumah tangga petani.

 

Keberhasilan tersebut, kata dia, merupakan hasil kerja sama antara petani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, lembaga mitra, dan berbagai pihak yang terus berinovasi dalam pengembangan sektor pertanian.

 

Selama kunjungan berlangsung, para peserta akan memperoleh pembelajaran praktis mulai dari desain lahan, pemilihan benih unggul, pemupukan berimbang, pengendalian hama dan penyakit tanaman, hingga strategi pemasaran hasil pertanian.

 

Selain itu, peserta juga akan mempelajari pola kemitraan yang telah berkembang di TTS serta membangun jejaring dengan pelaku pasar, lembaga keuangan, dan berbagai institusi pendukung lainnya.