Lebih lanjut, ia menekankan perlunya peningkatan kompetensi guru PAUD secara berkelanjutan agar kualitas pendidikan di wilayah perbatasan terus meningkat. “Diklat bagi guru-guru PAUD perlu dilakukan secara terus menerus, agar kualitas pendidikan diwilayah perbatasan RI-RDTL, Kabupaten Belu terus meningkat,” jelasnya.
Ia berharap diklat ini dapat mengembangkan kemampuan dan membentuk watak, serta peradaban guru yang lebih bermartabat dalam rangka mencerdaskan anak-anak di Kabupaten Belu. “Kita berharap, dengan mengembangkan potensi peserta didik, mereka menjadi manusia yang Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berakhlak Mulia, Sehat, Bermutu dan berinovasi dalam dunia pendidikan yang berkompetitif,” terang Vicente.
Wabup Vicente menyambut positif kehadiran Moelyono Moel selaku narasumber dari Konsultan Independen Save The Children dan Wahana Visi Indonesia. Ia berharap kehadiran Moelyono dapat memberikan manfaat bagi guru, serta anak-anak pada satuan pendidikan masing-masing.
Ia optimis, kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini, akan memenuhi harapan bersama dalam meningkatkan kompetensi guru, yang mampu mendesain proses pembelajaran yang lebih inovatif dalam literasi dan numerasi bersama peserta didik ke depan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












