Oemanan, TTS,Flobamora-News.Com || .Selasa / 25 / 11 / 2025 – Kekecewaan mendalam dan kemarahan melanda warga Desa Oemanan, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Polemik berkepanjangan terkait upah Harian Orang Kerja (HOK) yang dinilai tidak adil dan transparan, serta dugaan manipulasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada proyek pembangunan rabat beton desa, memicu kecurigaan dan ketidakpercayaan terhadap pemerintah desa.
Menurut penuturan Yuliana Boimau dan sejumlah pekerja, ketidaksesuaian antara RAB yang disosialisasikan dengan realisasi pekerjaan fisik di lapangan menjadi sumber utama permasalahan. Dalam RAB yang mereka ketahui, proyek rabat beton tersebut memiliki spesifikasi lebar 1,5 meter, panjang 75 meter, dan tebal 0,15 meter, dengan perhitungan volume per meter upah yang harus dibayar sebesar Rp72.500. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat telah bekerja keras membangun rabat beton dengan dimensi yang jauh lebih besar, yakni lebar 3 meter, panjang 120 meter, dan tebal 0,15 meter.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
