Warga Geram: Polemik Upah HOK dan Dugaan Manipulasi RAB

Avatar photo
IMG 20251125 215348

Oemanan, TTS,Flobamora-News.Com ||  .Selasa / 25 / 11 / 2025 – Kekecewaan mendalam dan kemarahan melanda warga Desa Oemanan, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Polemik berkepanjangan terkait upah Harian Orang Kerja (HOK) yang dinilai tidak adil dan transparan, serta dugaan manipulasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada proyek pembangunan rabat beton desa, memicu kecurigaan dan ketidakpercayaan terhadap pemerintah desa.

 

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Menurut penuturan Yuliana Boimau dan sejumlah pekerja, ketidaksesuaian antara RAB yang disosialisasikan dengan realisasi pekerjaan fisik di lapangan menjadi sumber utama permasalahan. Dalam RAB yang mereka ketahui, proyek rabat beton tersebut memiliki spesifikasi lebar 1,5 meter, panjang 75 meter, dan tebal 0,15 meter, dengan perhitungan volume per meter upah yang harus dibayar sebesar Rp72.500. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat telah bekerja keras membangun rabat beton dengan dimensi yang jauh lebih besar, yakni lebar 3 meter, panjang 120 meter, dan tebal 0,15 meter.