Kostum yang digunakan penari Tari Likurai biasanya merupakan kostum adat. Para penari wanita biasanya dibalut dengan kain sarung panjang yang menutupi tubuh mereka dari dada sampai kaki. pada bagian rambut biasanya dikonde dan menggunakan ikat kepala khas Belu. Selain itu penari juga menggunakan berbagai aksesoris seperti gelang serta kalung yang khas, dan membawa kendang kecil yang digunakan untuk menari.
Sedangkan penari pria biasanya menggunakan baju lengan panjang pada bagian atas dan menggunakan kain sarung pada bagian bawah. Pada bagian kepala, penari pria juga menggunakan ikat kepala yang khas dari Belu. Untuk menari, biasanya penari pria membawa pedang pada tangan kanan dan sarung pedang di tangan kiri.
Dalam perkembangannya, Tari Likurai merupakan salah satu tarian tradisional yang masih dilestarikan dan dikembangkan oleh masyarakat Belu, NTT. Dalam perkembangannya, berbagai variasi dan kreasi juga sering ditambahkan, baik dalam segi gerak, kostum dan penyajian tariannya. Hal ini dilakukan agar terlihat lebih menarik, namun tidak meninggalkan ciri khasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












