Nagekeo, FlobamoraNews– Duduk di sofa ruang tamu rumahnya, mata Margaretha Bai tampak sembab. Perempuan 74 tahun ini baru saja menangis, air matanya membasahi kedua pipi keriputnya. Walau begitu Ia berusaha tetap tegar saat menjawabi pertanyaan wartawan saat diwawancarai di kediamannya, Kelurahan Nangaroro, Rabu 1 Oktober 2025.
Dengan nada yang terbata-bata, Margaretha mencoba menjawabi semua pertanyaan wartawan. Sesekali dua orang putrinya Vera dan Noni yang duduk di samping berusaha membantu menjelaskan kronologis persoalan yang tengah mereka alami. Dia dan anak-anaknya saat ini tengah dihadapkan dengan situasi sulit.
Margaretha melaporkan adik bungsunya Anton Sukademe Wangge ke Polisi atas dugaan penghinaan di muka umum. Dia menangis kecewa mengingat masa kecil, di mana Margaretha yang merupakan putri ke tiga dari 9 bersaudara ini selalu merawat sang adik laki-laki terutama Anton yang merupakan adik bungsu kesayangan keluarga.
Ketika orang tua sibuk, ia yang memasak untuknya, menyiapkan pakaian, bahkan rela tidak sekolah demi membantu keluarga agar sang adik bisa terus belajar. Dalam hatinya, ia percaya pengorbanan itu kelak akan terbalas dengan kasih sayang dan penghormatan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












