Data Tak Akurat, Pajak Menguap! IRIS Kupang Ungkap Akar Masalah PAD NTT

Avatar photo
Reporter : Lia Editor: Redaksi
IMG 20260418 WA0344

KUPANG, Flobamora-news.com  — Persoalan klasik yang selama ini membayangi kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Provinsi Nusa Tenggara Timur akhirnya dibuka secara gamblang dalam Dialog Publik Program IRIS (Informasi Rakyat, Isu dan Solusi) yang digelar Sei News. Di balik target ambisius peningkatan PAD, terungkap satu akar masalah mendasar: data yang tidak akurat, yang berpotensi membuat penerimaan pajak “menguap” tanpa terdeteksi.

Plt. Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (Bapenda) NTT, Johny Ericson Ataupah, menegaskan bahwa persoalan data menjadi titik krusial dalam upaya optimalisasi pendapatan daerah, khususnya dari sektor pajak kendaraan bermotor.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Kita harus jujur bahwa salah satu masalah utama kita adalah data yang belum sepenuhnya akurat. Ini berdampak langsung pada perhitungan potensi pendapatan,” ujarnya dalam forum bertema Strategi Nyata Mengurai Simpul Samsat: Optimalisasi Pelayanan atau Sekadar Retorika?

Data Tidak Sinkron, Potensi Hilang

Dalam paparannya, Johny mengungkapkan bahwa masih banyak kendaraan yang secara administratif tercatat sebagai objek pajak, namun dalam kenyataan di lapangan sudah tidak aktif, rusak, bahkan tidak lagi digunakan. Ketidaksesuaian ini menyebabkan distorsi dalam basis data wajib pajak.