Peran Daerah dan Kolaborasi
Di tingkat kabupaten, Kepala UPTD Pendapatan Daerah Wilayah/Samsat Kabupaten Kupang, Abdulgani R Tokan, mengungkapkan bahwa peningkatan juga terjadi pada jumlah objek pajak di triwulan pertama 2026.
Namun, ia menegaskan bahwa peningkatan ini harus diiringi dengan pembenahan sistem yang lebih menyeluruh.
“Kita tidak bisa hanya mengejar angka. Yang lebih penting adalah membangun sistem yang kuat dan berkelanjutan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mengoptimalkan potensi pajak kendaraan bermotor.
Dampak Nyata bagi Pembangunan
Persoalan data dan kepatuhan pajak tidak hanya berdampak pada angka PAD, tetapi juga pada kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan.
Pendapatan dari pajak kendaraan bermotor, misalnya, memiliki alokasi minimal untuk pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan sarana transportasi.
Dengan demikian, kebocoran akibat data yang tidak akurat secara langsung berdampak pada kualitas pembangunan yang dirasakan masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












