Data Tak Akurat, Pajak Menguap! IRIS Kupang Ungkap Akar Masalah PAD NTT

Avatar photo
Reporter : Lia Editor: Redaksi
IMG 20260418 WA0344

Pemerintah Provinsi NTT sendiri menetapkan target PAD tahun 2026 sebesar sekitar Rp2,8 triliun, meningkat signifikan dari capaian sebelumnya. Namun, target tinggi ini dinilai belum sepenuhnya ditopang oleh fondasi sistem yang kuat.

Jika berkaca pada tahun 2025, realisasi PAD hanya mencapai sekitar Rp1,34 triliun dari target perubahan Rp1,7 triliun, atau sekitar 70 hingga 80 persen.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Ini menjadi pelajaran penting. Target yang tinggi harus didukung data yang kuat dan sistem yang solid,” kata Johny.

Ia menambahkan bahwa sekitar 75 persen PAD masih bergantung pada sektor pajak, dengan pajak kendaraan bermotor sebagai kontributor utama.

Upaya Pembenahan: Dari Data ke Digitalisasi

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah mendorong strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pajak yang berbasis pada pembaruan data secara menyeluruh.

Langkah ini mencakup sinkronisasi data lintas instansi, termasuk dengan kepolisian dan Jasa Raharja, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memperbarui data kendaraan.