Kepala UPTD Puskesmas Nangaroro dr Maria Fransiska Ndoy menyebutkan dalam upaya mengentaskan Stunting di wilayah Kecamatan Nangaroro, tenaga Kesehatan di Puskesmas bersama dengan bidan desa di setiap Pustu rutin melakukan pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri dan Ibu hamil serta pemberian makanan tambahan bayi, balita stunting dan Ibu hamil yang mengalami kurang energi kronis (KEK).
“Kami juga turun melakukan kunjungan kerja ke desa-desa bersama Pak Camat Nangaroro, ketua tim penggerak PKK Kecamatan Nangaroro, menjadi org tua asuh anak-anak stunting” ujar dr Fransiska.

Pihaknya juga berkolaborasi dengan Pemerintah Desa yang ada di wilayah Kecamatan Nangaroro. Terkait alokasi anggaran untuk pemberian makanan tambahan (PMT) sumbernya dari dana Desa. Ada pula merujuk bayi maupun balita yang dinyatakan Stunting dirujuk dari desa ke Puskesmas dan RS. Apabila ditemukan bayi, balita saat kegiatan di posyandu bulanan dilakukan penimbangan manakala berat badannya (BB) tidak naik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










