
Kata Dia, masa aksi mengantongi bukti yang diserahkan oleh GL berupa chatting WA antara GL dan Tegar Bajawa orang yang diduga TP salah seorang Jaksa. Dalam percakapan WA menyebutkan beberapa paket proyek dengan pagu bervariasi di beberapa Dinas dua diantaranya Dinas Kesehatan dan Dinas P dan K. Percakapan itu terjadi sejak tanggal 4 sampai 10 Juli 2024. “Minta tolong dibantu pak punya om klemen” demikian Tegar Bajawa dalam chattingannya.
Akan tetapi jika dicermati, komunikasi antara GL dan Tegar Bajawa tidak begitu intens. Dari transkrip yang diperoleh masa aksi, GL hanya dua kali meladeni Tegar Bajawa yang mana ketika menjawab pertanyaan Tegar Bajawa soal LPSE yang tidak bisa diakses, sisanya chattingan dari Tegar Bajawa soal paket proyek dan panggilan tak terjawab.
“Dugaan kami dengan hadirnya seorang ASN yang berani membuka ini, bahwa kita dugaan selama ini ada persekongkolan jahat antara Pemda Nagekeo dan Kejaksaan” sambung Kristian Minggu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












