Lebih lanjut anggota DPRD asal Kecamatan Nangaroro ini berharap ke depannya deteksi dini oleh Satpol PP maupun Intelijen Pemerintah guna meminimalisir kejadian seperti ini harus dilakukan.
‘Deteksi dini itu penting, Pol-PP harus punya misalnya sebelum rombongan
Bupati melakukan kunjungan deteksi dini harus dilakukan, melihat dan mendeteksi situasi sehingga hal-hal seperti ini tidak harus terjadi” sarannya.
DPRD Akan Panggil Para Pihak
Menyikapi polemik yang terjadi antara masyarakat Desa Tonggorambang dengan TNI AD perihal status lahan tanah Transad, DPRD Nagekeo berjanji akan segera memanggil para pihak baik itu masyarakat, Pemerintah, pemilik Ulayat, BPN hingga TNI AD untuk duduk mencari solusi.
Ketua DPRD Nagekeo Safar Laga Rema mengaku dirinya sudah memanggil Kepala Desa Tonggorambang Toa Mualaf menanyakan perihal history status tanah tersebut. “Saya sudah panggil Kepala Desanya menanyakan hal-hal terkait polemik di bawah’ aku Laga Rema.
Dalam waktu dekat, DPRD berencana untuk segera memanggil para pihak dalam sebuah forum rapat dengar pendapat. “Nanti setelah KUA PPAS kita rapat dengar pendapat, kita mau tau siapa yang paling jujur di antara kita” pungkasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












