Berdasarkan potongan video yang beredar luas di media sosial, rombongan Bupati bersama Sat-Pol PP dihadang oleh masyarakat Desa Tonggorambang pada 15 Juli lalu. Sempat terjadi perdebatan sengit antara warga yang sudah tersulut emosi dengan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Nagekeo Muhayan Amir disaksikan aparat Kepolisian dan TNI.
“Pak Wakil Bupati, saya harap kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi, jangan sampe dihadang lagi, malu-maluin”‘ tegas mantan Polisi ini.
Menurut Anton Sukademe Wangge, Bupati seharunya tidak usah takut menemui masyarakat, duduk berdiskusi mencari akar permasalahannya kemudian dengan segera mengambil keputusan untuk menyelesaikan polemik ini.
“Harusnya beliau turun mengajak masyarakat untuk berdiskusi. Ini kan kasusnya lahan yang dikuasi TNI AD hampir 200 hektar lebih, terus masyarakat di bawah itu mau ditaruh di mana” tanya Anton.
“Sampai saat ini kami DPRD belum melihat sikap Pemerintah mengundang pihak-pihak terkait dalam hal ini untuk berdiskusi, berbicara” tambahnya lagi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












