Nagekeo, FlobamoraNews.com — DPRD Nagekeo, NTT, menyayangkan sikap Bupati Nagekeo Simplisius Donatus yang tak mau keluar dari mobil menemui warga Desa Tonggorambang, Kecamatan Aesesa, saat terjadi polemik status tanah Transmigrasi Angkatan Darat (Transad) pada 15 Juli 2025 lalu.
DPRD Nagekeo menilai, keputusan Bupati yang ogah menemui masyarakat untuk sekedar berdialog mencari solusi atas persoalan yang sudah bergulir puluhan tahun lamanya itu sebagai suatu tindakan memalukan.
”Bupati dihadang di tengah jalan oleh masyarakat kita, ini sangat memalukan, sangat disayangkan mengapa Bupati tidak turun menemui masyarakat yang mana itu adalah rakyatnya” ujar anggota DPRD Nagekeo asal partai Nasdem Anton Sukademe Wangge dalam rapat paripurna DPRD bersama pemerintah, Selasa 21 Juli 2025.
Rapat yang membahas rancangan peraturan daerah tentang rancangan pembangunan jangka menengah Kabupaten Nagekeo tahun 2025 ini dihadiri oleh Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada sementara Bupati Simplisius Donatus tengah berada di Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












