Jalan Putus, Pemerintah Diam: Apakah Ini Balasan untuk Rakyat yang Bayar Pajak?

Avatar photo
lv 0 20260419121945

Kupang .Flobamora-News.Com || Minggu 19/04/2026 .Ada satu kenyataan pahit yang kini sedang dipamerkan di Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang. Sebuah jalan provinsi yang nyaris putus total akibat longsor, menjadi saksi bisu betapa hambarnya janji-janji manis para penguasa, dan betapa jauhnya perhatian pemerintah terhadap nasib rakyat kecil yang sedang berjuang mempertahankan hidup.

 

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Pada Sabtu, 18 April 2026, warga kembali bergotong royong memperbaiki jalan yang rusak itu. Mereka tidak punya pilihan lain. Jalan ini bukan sekadar urat nadi ekonomi, tapi juga jalan harapan: jalan yang mereka lalui setiap hari untuk mengangkut hasil kebun, menjualnya di Pasar Inpres Kupang, dan dari hasil itulah mereka bisa makan, membiayai sekolah anak-anak mereka—mulai dari jenjang SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Inilah medan perjuangan mereka mencari nafkah, namun medan ini justru dibiarkan terabaikan tanpa perhatian sedikit pun dari pihak yang seharusnya bertanggung jawab.