Mantan Frater ini menegaskan koalisi partai dengan arah dukungan berbeda antara Pilgub dan Pilkada justeru menjadikan ini sebagai momentum untuk saling mengingatkan satu sama lain agar dalam kerja politik ke depan mengutamakan politik yang santun dan bermartabat.
Setiap kader partai lanjut Kristianus, sebisa mungkin memilah antara dukungan Pilgub dan Pilkada sehingga terhindar dari gesekan dan benturan sesama partai koalisi.
“Koalisi gemuk yang terdiri dari 11 partai terdiri bersepakat untuk jadikan momentum kebersamaan untuk saling mengingatkan di sesama Paket menjadikan politik yang santun. Fokus utama kita adalah Pilgub untuk kemenangan Melki Laka Lena dan Jhoni Asadoma” ungkap Filsuf asal Olakile ini.
Selain berasal dari Partai yang memiliki kursi di DPRD Nagekeo, koalisi Partai pengusung Melki-Jhony di Kabupaten Nagekeo juga datang dari Partai non Parlemen. Partai-partai non parlemen itu antara lain PRN, Partai Gelora, PSI dan Partai Garuda.
Politisi senior asal PSI, Gaspar Batu Bata mengatakan bahwa meski tidak memiliki keterwakilan di parlemen, akan tetapi kerja mesin partai non seat khususnya PSI sudah pasti all out untuk kemenangan Melki-Jhony. “Target kita minimal di angka 40 ribu” ungkap Gaspar. (****)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










