Nagekeo, FlobamoraNews.com– Banyaknya tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berangkat ke luar Negeri secara non prosedural, menjadi satu pekerjaan rumah tersendiri bagi Pemerintah sebab tidak sedikit yang menjadi korban tindakan pidana perdagangan orang (TPPO).
Selain korban TPPO, banyak TKI yang bekerja di luar negeri khususnya Malaysia, tidak memiliki skill yang mumpuni, sebagai pekerja profesional sehingga hanya bisa menjadi buruh proyek bangunan maupun pekerja kebun dengan gaji sedikit.
Menanggapi fenomena ini, calon Bupati Nagekeo, NTT, Elyas Djo menawarkan satu program strategis jika dipercayakan menahkodai Nagekeo lima tahun ke depan. Pemerintah Kabupaten di bawah kendali Elyas Djo nanti berjanji akan membuka Balai Latihan Kerja (BLK) di Nagekeo.
Tujuannya adalah untuk melatih soft skill calon tenaga kerja profesional yang ingin berangkat ke luar Negeri dan diberangkatkan secara prosedural sebagaimana aturan Ketenagakerjaan.
“Tentang tenaga kerja ke luar Negeri ke depan kita akan cari dana di pusat untuk bangun balai latihan kerja di Nagekeo sehingga anak-anak kita yang mau berangkat ke luar negeri kita training dulu” ungkap Elyas Djo, di hadapan ratusan masyarakat Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa Minggu 13 Oktober 2024.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










