Menurut Refafi Gah bahwa
sebenanya dirinya yang berdiri mendampingi calon gubernur Yohanis Fransiskus Lema saat ini, karena kami telah memiliki SK dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Namun karena nurani saya menyakinkan kepada Dewan Pimpinan Pusat bahwa calon wakil wakil gubernur yang tepat mendampingi kakak Ansi Lema adalah Jane Natalia Suryanto.
“Sqya secara politik mengambil sikap dan dengan nurani yang tulus mengundurkan diri secara resmi dan menyakinkan kepada DPP bahwa yang pantas dan layak untuk mendampungi Kaka Ansi Lema adalah Kaka Jane”, tegas Refafi.
‘Dengan lapang dada, walaupun kaka Ansi dan saya sudah ditetapkan oleh DPP PDI Perjuangan dan Hanura Hari ini saya buka. dan dalam perjalanan itulah maka mungkin kelemahan saya sendiri dan saya mengajukan permohonan mengundurkan diri. Sesudah itu saya menemui ibu Jane. dan hasil komunikasi saya dengan Ibu Jane dan meyakinkan DPP dan membangun komunikasi dengan Pak Ansi, baik Sekretaris Jenderal (Sekjen) maupun teman-teman saya yang lain di Nusa Tenggara Timur sehingga terjadilah pada beberapa hari yang lalu KWK diserahkan Kepada Pak Ansi dan Ibu Jane. Itulah cerita panjang yan berakhir pada hari ini ada sosok Kaka Ansi dan Kaka Jane untuk membawa NTT agar lebih maju ke depan”, ujarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










