2. Banjir dan Drainase Buruk:
Jakarta terlalu sering menjadi “kota air” setiap musim hujan. Drainase yang tak memadai, daerah resapan yang hilang, dan tata kota yang tidak berpihak pada lingkungan membuat banjir menjadi langganan. Lembaga ini mendorong pendekatan baru: menggabungkan teknologi, penghijauan kota, dan edukasi masyarakat agar banjir tidak lagi menjadi siklus tahunan yang menakutkan.
3. Stunting pada Anak dan Ibu Hamil: Masa depan sebuah kota ditentukan oleh kualitas generasinya. Stunting adalah ancaman serius karena merusak perkembangan otak dan fisik anak sejak dini. Rahmat Emmanuel Institute berkomitmen memperjuangkan akses gizi yang merata, edukasi ibu hamil, dan program kesehatan yang tepat sasaran. Jakarta harus menjadi kota yang melahirkan generasi sehat dan cerdas.
4. Pengangguran dan Keterampilan Rendah:
Di kota sebesar Jakarta, ironi masih terjadi: banyak anak muda menganggur karena keterampilan yang dimiliki tidak sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Lembaga ini mendorong pelatihan berbasis keterampilan masa depan — digital, kreatif, dan berdaya saing global — agar anak muda Jakarta bukan hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












