Opini  

REM Institute: Menjawab Tantangan Jakarta, Merajut Harapan Baru

Avatar photo
Editor: Ari Supit
IMG 20250906 WA0030

2. Banjir dan Drainase Buruk:
Jakarta terlalu sering menjadi “kota air” setiap musim hujan. Drainase yang tak memadai, daerah resapan yang hilang, dan tata kota yang tidak berpihak pada lingkungan membuat banjir menjadi langganan. Lembaga ini mendorong pendekatan baru: menggabungkan teknologi, penghijauan kota, dan edukasi masyarakat agar banjir tidak lagi menjadi siklus tahunan yang menakutkan.

3. Stunting pada Anak dan Ibu Hamil: Masa depan sebuah kota ditentukan oleh kualitas generasinya. Stunting adalah ancaman serius karena merusak perkembangan otak dan fisik anak sejak dini. Rahmat Emmanuel Institute berkomitmen memperjuangkan akses gizi yang merata, edukasi ibu hamil, dan program kesehatan yang tepat sasaran. Jakarta harus menjadi kota yang melahirkan generasi sehat dan cerdas.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

4. Pengangguran dan Keterampilan Rendah:
Di kota sebesar Jakarta, ironi masih terjadi: banyak anak muda menganggur karena keterampilan yang dimiliki tidak sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Lembaga ini mendorong pelatihan berbasis keterampilan masa depan — digital, kreatif, dan berdaya saing global — agar anak muda Jakarta bukan hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.