Efek-Efek Jangka Panjang
Pengguna jangka panjang mengalami pengalaman:
• Kelemahan otot
• Disorientasi
• Kurangnya koordinasi
• Sifat lekas marah
• Depresi
• Kerusakan yang kadang-kadang tidak dapat disembuhkan pada jantung, hati, ginjal, paru-paru dan otak
• Kerusakan daya ingat, penurunan kecerdasan
• Kehilangan daya dengar
• Kerusakan pada sumsum tulang
• Kematian karena gagal jantung atau sesak napas (kehilangan oksigen)
Penggunaan bahan penghirup terkait dengan beberapa masalah kesehatan yang serius. Menghirup lem dan tiner mengakibatkan masalah pada ginjal. Menghirup toluene dan bahan pelarut lainnya berakibat kerusakan pada hati. Penyalahgunaan inhalan juga berakibat kerusakan pada daya ingat dan melemahkan kecerdasan.
Sejarah Inhalan, Penyebaran, dan Asal-Usul
Menghirup uap dari bahan kimia seperti kemenyan, minyak-minyakan, damar, bumbu-bumbuan dan minyak wangi untuk mengubah kesadaran, atau sebagai bagian dari upacara keagamaan, berasal dari zaman kuno di Mesir, Babilonia (kini wilayah Irak), India dan Cina.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












