Kendati demikian, anggota DPRD lima periode ini mengamini pedoman DPP terkait tata cara rekrutmen bakal calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2024 yang mana Nagekeo fokus ke kader Petahana. Akan tetapi yang menjadi pertanyaan Toti, mengapa DPW mau menerima berkas pendaftaran dirinya untuk maju sebagai bakal calon Bupati. “Logika kan begini, kenapa DPW terima, itu artinya kita masih berproses” tandas Toti.
Lebih lanjut dia menegaskan bahwa dalam penetapan siapa yang akan diusung NasDem nantinya DPP menggunakan indikator surfey elektabilitas bakal calon. Baik dirinya maupun Dokter Don kata Toti punya peluang yang sama merujuk hasil surfey. “Saya sudah konfirmasi ke Ibu Julie Laiskodat, DPP belum memutuskan, nanti lihat hasil survey. Kalau survey Dokter Don di atas ya kita harus terima” tegasnya.
Pengamat politik Universitas Muhamadiyah, Kupang Dr Ahmad Atang M.Si, menilai, sikap politik partai Nasdem untuk mempertahankan petahana tentu beralasan, sebab, sebagai petahana, tentu mereka memiliki basis dan modal politik selama menjabat sebagai bupati.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










