KOLBANO, NTT. Flobamora-News.Com – Proyek rabat jalan tani sepanjang satu kilometer di Dusun 1, Desa Spaha, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), kini menjadi buah bibir di kalangan masyarakat. Pasalnya, proyek yang dikerjakan pada tahun 2025 ini diduga kuat tidak memenuhi standar kualitas yang diharapkan dan terindikasi adanya penyimpangan dana.
Pantauan di lapangan menunjukkan, jalan rabat beton dengan panjang satu kilometer, lebar 1,5 meter, dan tebal 0,15 meter tersebut, kondisinya sudah memprihatinkan meski belum genap setahun sejak selesai dibangun. Kerusakan parah seperti retakan, pengelupasan, dan permukaan yang tidak rata, terlihat di sejumlah titik. Kondisi ini memicu kekecewaan dan pertanyaan dari masyarakat setempat.
“Kami sangat kecewa dengan kualitas jalan ini. Baru beberapa bulan saja sudah rusak begini. Ini jelas tidak sesuai dengan uang yang dikeluarkan,” ujar salah seorang warga Dusun 1 yang enggan disebutkan namanya, Rabu (3/12/2025).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












