Dengan sikap ini, Presiden Jokowi tentu ingin agar semua paslon yang berlaga di pilpres 2024 memberikan rasa aman. Tidak ada paslon yang memainkan politik identitas. Tidak ada paslon yang berpotensi menimbulkan residu perpecahan. Jika itu terjadi untuk keempat kalinya, lukanya akan sulit disembuhkan dalam waktu lama. Sedang tahun 2025-2038 adalah periode krusial yang menentukan, apakah Indonesia mampu menjadi negara maju dengan PDB per kapita di atas US$ 12.000 atau terjebak menjadi middle income trap.
Stabilitas politik adalah prasyarat bagi pembangunan ekonomi. Lihatlah dua Korea yang sama DNA-nya. Tapi, Korsel sudah menjadi negara maju dengan GDP per kapita di atas US$ 34.000, sedang Korea Utara tetap menjadi negara miskin dengan pendapatan per kapita di bawah US$ 1.000. Lihatlah juga Afganistan dan Pakistan. Kondisi politik yang tidak stabil tidak saja menyulitkan pembangunan, melainkan bisa menghancurkan semua yang sudah dibangun.
Periode bonus demografi hanya sekali datang. Jika periode ini tidak dimanfaatkan dengan baik untuk mengakselerasi pembangunan ekonomi, Indonesia tidak akan menjadi negara maju. Periode bonus demografi adalah periode di mana penduduk usia produk —15 hingga 64 tahun— di sebuah negara di atas 70% dari total penduduk. Sejak 2020, usia produktif Indonesia sudah 70,5%.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










