Opini  

Polemik Proyek Pembangunan Gedung Perpustakaan Nagekeo Dan Diskonstruksi Impian

Avatar photo
IMG 20250421 063055
Jefri Meo

“Saya rindu akan pemerintah yang bekerja dengan hati dan akal yang rasional sebab yang nyata mereka adalah pembunuh mimpi generasi muda Nagekeo” Ungkapan Kecemasan.

Dalam prespektif politik, kebijakan lahir dari produk kepentingan politik yang mana selalu berorientasi pada kemaslahatan banyak orang (bonum commune), sebab dalam pandang Aristoteles secara jelas menjabarkan bahwa lahirnya politik untuk kesejahteraan banyak orang, termasuk pengerjaan proyek pembangunan di daerah. Dalam proyek pembangunan harus dimulai dengan rasa memiliki, rasa cinta pada sebuah profesi namun yang terjadi proyek pembangunan semata-mata hanya untuk mendapatkan uang.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Setiap proyek yang dikonstruksikan selalu lahir dari rumusan perencanaan kebijakan, yang mana kebijakan tersebut dibuat oleh pemerintah (Eksekutif) kemudian perencanaan kebijakan tersebut disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Legislatif) untuk dimatangkan. Pada dasarnya kebijakan selalu memunculkan nilai yang autentik yaitu untuk kemaslahatan banyak orang (masyarakat) dengan dasar pijakan UUD serta pancasila sebagai payung hukum tertinggi serta peraturan daerah (Perda) dimasing-masing kabupaten dalam hal ini Kabupaten Nagekeo.