Menurut keterangan Yakob dalam laporannya, pertemuan tersebut kemudian berkembang menjadi konflik fisik. Ia mengaku mendapat pukulan hingga terjatuh ke tanah. Setelah itu, ia menyebut terlapor kembali melakukan kekerasan fisik dengan menginjak tubuhnya.
Akibat kejadian tersebut, Yakob mengaku mengalami luka robek pada bagian pelipis, luka lecet pada siku, serta rasa sakit pada bagian paha dan dada.
Saat ditemui awak media di RSUD Soe setelah menjalani pemeriksaan medis dan visum, Yakob menjelaskan bahwa dirinya mendatangi Ongki untuk meminta penjelasan mengenai persoalan penagihan pinjaman.
Menurut Yakob, dirinya merasa keberatan karena pihak keluarganya yang berada di luar daerah disebut telah dihubungi terkait penagihan tersebut.
“Saya hanya pergi tanya kenapa harus telepon ke saudara saya yang ada di luar daerah untuk tagih utang dan bahkan mengirimkan rekening untuk minta kepada saudara saya kirim uang. Sementara saya sebagai nasabah bertanggung jawab di sini. Itu seolah-olah mempermalukan saya,” ujar Yakob.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.




