Jika merujuk aturan, Persena versi Askab untuk sementara waktu yang paling mendekati benar sebagai pihak yang berkompeten mengikuti Soeratin Cup apalagi dipertegas dengan surat pemberitahuan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.
Surat tersebut membuat Indra dan kawan-kawan pengurus Persena versi Askab di atas angin, pasalnya, disebutkan bahwa Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Liga Pelajar agar berkoordinasi dengan Askab PSSI Kabupaten/Kota, untuk memilih pemain terbaik yang diprioritaskan dari kompetisi Liga Pelajar Kabupaten/Kota untuk mewakili ke Liga Pelajar Soeratin Cup 2023.
Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nagekeo Kristoforus Aja ketika dihubungi Flobamoranews per telepon mengatakan bahwa menyangkut polemik dualisme kepengurusan semestinya Askab PSSI sebagai organisasi yang menaungi sepakbola yang berkompeten menjelaskan.
Terkait dengan surat edaran seleksi pemain U-17 di tingkat SMU/SMK dari Persena versi Sely Ajo yang ditandatangani Kadispora, Kristo Aja mengatakan bahwa selama ini Dinas Pora hanya mengetahui bahwa Persena itu diketuai Marselinus F Ajo Bupu, bukan Natalis Ayub Indra Mere Yua. “Dalam referensi kami dan setahu kami Persena yang ini yang dulu yang diketuai Pak Sely Ajo” ungkap Kristo Aja.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












