“Dananya bukan dari Anggaran Pendapatan Belamja Daeraj tetapi kami cari dari CSR dan sumber pendanaan lainnya. Kami juga berkoordinasi dengan Menteri Komunikasi dan Informasi untuk mendukung jaringan internet dalam pengembangan pariwisata,” ungkap Josef.
Di akhir sambutannya, Josef meminta dukungan khususnya pendanaan dari pemerintah pusat terkait aksesibilitas infrastruktur ke daerah pariwisata. Juga untuk pengembangan akomodasi masyarakarat dalam mengembangkan pariwisata.
“Kami minta dukungan pengembangan bandara di Sabu. Kami juga kesulitan untuk mengembangkan apa yang kami namakan Ring of Beauty terutama ketersdiaan kapal-kapal fery untuk melayani dan menghubungkan satu daerah ke daerah lainnya di NTT,” tegas Nae Soi.
Hadir pada kesempatan tersebut, staf sekretariat DPR RI, pimpinan perangkat daerah lingkup pemerintah Provinsi NTT, insan pers dan undangan lainnya. (SP Biro Humas Prov NTT/user)
KOMENTAR ANDA?
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










