Meneropong Lebih Dekat Model Pengukuran Kemiskinan, Permasalahan, dan Alternatif Kebijakan

FlobamoraNews

BELU, Flobamora-news.com –Kemiskinan sebagai problematika multidimensi karena berkaitan dengan ketidakmampuan akses secara ekonomi, sosial budaya, politik, dan partisipasi dalam masyarakat. Bentuk-bentuk kemiskinan yang ada di Indonesia serta berbagai ragam faktor penyebabnya, tentunya sangat mempengaruhi rumusan kebijakan yang dibuat.

Berbagai kebijakan dan program yang ada dirasakan masih kurang efektif dalam upaya menurunkan jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan. Hal ini dapat kita amati dan alami bersama, di mana, ada kecenderungan peningkatan jumlah penduduk miskin dari masa ke masa. Karena itulah, kemiskinan menjadi perhatian bersama baik dari kesadaran individu, unsur pemerintah, swasta, maupun dari social society (masyarakat sosial).

Masalah kemiskinan memang sama tuanya dengan usia kemanusiaan itu sendiri. Implikasi permasalahannya dapat melibatkan berbagai segi kehidupan manusia.

Baca Juga :  Babinsa Kelurahan Serengan Memberikan materi Bahaya Narkoba 

Dengan kata lain bahwa kemiskinan ini merupakan masalah sosial yang sifatnya mendunia. Artinya, masalah kemiskinan sudah menjadi perhatian dunia. Karena dan masalah tersebut ada di semua negara, walaupun dampak dari kemiskinan berbeda-beda.

Namun, terkadang kita tidak berpikir bahwa kemiskinan sering tidak disadari kehadirannya sebagai masalah oleh manusia yang bersangkutan. Suatu realitas di mana mereka yang tergolong miskin berpikir bahwa kemiskinan adalah sesuatu yang nyata ada dalam kehidupan mereka sehari-hari karena mereka merasakan hidup dalam kemiskinan. Meskipun demikian, belum tentu mereka sadar akan kemiskinan yang mereka jalani.

Baca Juga :  PDI Perjuangan Pelopor Keterbukaan Informasi Publik

Kesadaran akan kemiskinan biasanya dirasakan ketika membandingkan kehidupan yang sedang dijalani dengan kehidupan orang lain yang tergolong mempunyai tingkat kehidupan ekonomi lebih tinggi. Hal ini menyulitkan pemerintah ketika akan menentukan penduduk miskin, karena mereka (penduduk) sendiri tidak sadar akan kemiskinannya.

Selain itu, kemiskinan dapat dilihat sebagai masalah multidimensi karena berkaitan dengan ketidakmampuan akses secara ekonomi, sosial, budaya, politik, dan partisipasi dalam masyarakat.

Tulisan ini berasal dari redaksi