Pejabat Gubernur NTT Ucapkan Terima Kasih Kepada Kemenkes RI dan RS Jantung Harapan Kita

Avatar photo
Reporter : Lia Editor: Redaksi
IMG 20240310 WA0083

“Penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi kedua di Indonesia. Seiring perkembangan pola hidup yang tidak sehat, penyakit jantung dapat menyerang siapa saja dari berbagai golongan usia baik anak muda maupun orang lanjut usia”, ungkapnya.

“di Provinsi Nusa Tenggara Timur sendiri kasus penyakit jantung tergolong tinggi.  Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. W. Z. Johannes pada tahun 2023 mencatat sebanyak 248 kasus penyakit Syndrom Coronaria Acute yang membutuhkan tindakan kateterisasi disamping penyakit jantung lainnya. Angka ini tentunya akan menjadi jauh lebih besar jika diakumulasi dengan kasus-kasus serupa yang terjadi pada seluruh Rumah Sakit di provinsi kita”, tegas  Ayodhia.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Oleh karena itu, menurut Pj. Gubernur NTT, dibutuhkan tindakan penanganan penyakit jantung yang khusus dan komprehensif. Selama ini penderita penyakit jantung dari NTT yang memilih untuk melakukan perawatan dan pengobatan ke luar NTT terutama karena belum tersedianya pelayanan Katerisasi jantung dengan sumber pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Disclaimer:
Artikel Ini Merupakan Kerja Sama Flobamora-News.Com Dengan Humas NTT . Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Humas NTT .